Skip to main content

Posts

Recent posts

41st Birthday at this 26th May of 2026 !

 

Known by me from The Mummy Box-Office Movie

Google Maha Guru ~ QWEN

Qwen adalah keluarga model bahasa besar (LLM) dan model multimodal canggih yang dikembangkan oleh Alibaba Cloud. Seri terbarunya menghadirkan kemampuan terdepan untuk penalaran, pembuatan kode, agen otonom, hingga terjemahan suara langsung yang real-time. Pilihan Model Utama Ekosistem Qwen memiliki berbagai varian yang disesuaikan untuk kebutuhan spesifik: Qwen3.7-Max: Model flagship bertenaga yang dirancang untuk tugas yang membutuhkan penalaran kompleks, otomatisasi alur kerja, dan kompilasi kode tingkat lanjut. Qwen-Coder: Dioptimalkan secara khusus untuk debugging , pembuatan kode perangkat lunak, dan pemecahan masalah teknis. Qwen-Omni / LiveTranslate: Model multimodal yang mampu memproses kombinasi input teks, gambar, video, serta terjemahan suara real-time . Varian Kecil (Edge Devices): Model seperti Qwen 3.5 yang lebih ringkas, dirancang agar lebih fleksibel dijalankan pada perangkat lokal. Cara Mengakses dan Menggunakan Anda dapat mencoba dan memanfaat...

AI Helping as Can be!
MATCHING-TYPE TEST-FORM

English Bahasa Indonesia Matching test items (often called matching test ) are a form of objective test that asks test-takers to find and connect the correct pairs between two different groups of information. Soal tipe menjodohkan (sering disebut matching test ) adalah bentuk tes objektif yang meminta peserta tes untuk mencari dan menghubungkan pasangan yang tepat antara dua kelompok informasi yang berbeda. In general, this test consists of two columns: Secara umum, soal ini terdiri dari dua kolom: First column (left): Contains a list of statements, questions, terms, or stems. Second column (right): Contains a list of answers, responses, or options that must be matched with the first column. Kolom pertama (sebelah kiri): Berisi daftar pernyataan, pertanyaan, istilah, atau pokok soal ( stem ). Kolom kedua (sebelah kanan): Berisi daftar jawaba...

NAVIGATING Legal Boundaries of Preventative Actions: A Vertical and Horizontal Perspective

Perspective Limits of Preventative Actions 1) State to Citizen (Vertical) Limited by Laws (UU), General Principles of Good Governance (AAUPB), and Human Rights protection[span_0](start_span)[span_0](end_span). 2) Between Citizens (Horizontal) Limited by the human rights of others, as well as civil and criminal law; vigilantism is prohibited[span_1](start_span)[span_1](end_span). Legal Limitations Explanation Preventative State Actions toward Citizens (Vertical): Principle of Legality: The state may only take preventative actions if explicitly provided for by law[span_2](start_span)[span_2](end_span). The state cannot act based on subjective assumptions lacking a legal basis[span_3](start_span)[span_3](end_span). Application of AAUPB: When exercising discretion, the state must adhere to the General Principles of Good Governance (AAUPB), ...

Legalitas dalam Tindakan Preventif Negara dan Warga Negara
Framework by AI Tools

Perspektif Batasan Tindakan Preventif 1) Negara terhadap Warga Negara (Vertikal) Dibatasi oleh UU, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB), dan perlindungan HAM[span_0](start_span)[span_0](end_span). 2) Antarwarga Negara (Horizontal) Dibatasi oleh hak asasi orang lain dan hukum perdata/pidana (tidak boleh main hakim sendiri)[span_1](start_span)[span_1](end_span). Penjelasan Batasan Yuridis Preventif Negara terhadap Warga Negara (Vertikal): Asas Legalitas: Negara hanya boleh melakukan tindakan preventif jika telah diatur secara eksplisit dalam undang-undang[span_2](start_span)[span_2](end_span). Negara tidak boleh bertindak berdasarkan asumsi subjektif yang tidak berlandaskan aturan[span_3](start_span)[span_3](end_span). Penerapan AAUPB: Dalam menggunakan diskresi, negara wajib mematuhi Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)...

dibantu AI ~ Legalitas dalam "Berpikir Negatif"

Law Code / Legal Concept Batasan Yuridis (Indonesian Context) Precautionary Principle Mitigasi risiko wajib didasarkan pada data faktual, bukan spekulasi subjektif. Threshold of Risk Tindakan preventif memerlukan bukti probabilitas yang rasional dan terukur. Proportionality Test Tindakan preventif harus sebanding dengan potensi kerugian yang dicegah. Freies Ermessen Constraint Diskresi dibatasi oleh AAUPB (Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik). Principle of Non-Retroactivity Tindakan preventif bersifat prospektif, tidak boleh menghukum perbuatan lampau. Onrechtmatige Overheidsdaad Tindakan yang melampaui batas kewenangan preventif dapat digugat secara hukum. English Bahasa Indonesia ...