- Get link
- X
- Other Apps
Makna “Proporsional” dalam Keseimbangan Mental dan Karakter
“Kesehatan mental dan karakter tidak berada di ekstrem kanan atau ekstrem kiri, melainkan pada keseimbangan yang sadar dan proporsional.”
Apa Itu “Proporsional”?
Secara sederhana, proporsional berarti tepat kadar, tepat konteks, dan tepat tujuan.
- Tidak terlalu keras
- Tidak terlalu longgar
- Sesuai dengan situasi dan dampaknya
Proporsional bukan posisi tengah yang pasif, melainkan keseimbangan yang aktif dan sadar.
1. Proporsional Bukan Berarti Netral Tanpa Sikap
Proporsional bukan berarti tidak tegas atau tidak memiliki pendirian. Justru sebaliknya, sikap proporsional berarti:
- Tegas ketika prinsip dilanggar
- Fleksibel ketika situasi membutuhkan adaptasi
- Tenang ketika tidak perlu reaktif
- Kuat ketika harus menjaga batas
Sikap berubah sesuai konteks, bukan berubah karena tekanan.
2. Proporsional Adalah Pengaturan Intensitas
Kesehatan mental bukan berarti tidak pernah marah atau sedih, tetapi mampu mengatur intensitas respons secara tepat.
Contoh:
- Kritik kecil → Tidak proporsional: marah berlebihan
- Kritik kecil → Proporsional: mendengar dan mengevaluasi
- Kesalahan kecil → Tidak proporsional: menghakimi diri berlebihan
- Kesalahan kecil → Proporsional: mengoreksi tanpa merendahkan diri
- Perbedaan pendapat → Tidak proporsional: menganggap musuh
- Perbedaan pendapat → Proporsional: menghargai perbedaan
Proporsional berarti respons sebanding dengan stimulus.
3. Proporsional dalam Attitude Kanan dan Kiri
Jika terlalu kaku:
- Aturan menjadi lebih penting dari manusia
- Prinsip menjadi alat menghukum
Jika terlalu santai:
- Kenyamanan lebih penting dari tanggung jawab
- Tidak ada batas yang jelas
Sikap proporsional:
- Prinsip dijaga, tetapi manusia tetap dihargai
- Kebebasan diberikan, tetapi tetap ada batas
4. Proporsional Membuat Seseorang Tidak Mudah Dimainkan
Orang yang tidak proporsional mudah digeser:
- Dipuji sedikit langsung melayang
- Dikritik sedikit langsung runtuh
- Ditekan sedikit langsung takut
- Diberi kelonggaran langsung lalai
Orang yang proporsional lebih stabil, tidak mudah terprovokasi, dan tidak mudah dimanipulasi karena memiliki kerangka internal yang seimbang.
5. Proporsional dan Identitas Diri
Proporsional berarti:
- Mengetahui nilai inti yang tidak bisa dikompromikan
- Mengetahui hal-hal yang masih bisa dinegosiasikan
- Mampu membedakan prinsip dan preferensi
Contoh:
- Kejujuran adalah prinsip
- Cara menyampaikan pendapat adalah preferensi (bisa fleksibel)
Kesimpulan
Proporsional bukan sekadar berada di tengah, melainkan:
- Keseimbangan yang sadar
- Respons yang sebanding
- Ketegasan yang berempati
- Fleksibilitas yang bertanggung jawab
- Stabilitas tanpa kekakuan
- Kebebasan tanpa kehilangan batas
Kesehatan mental dan karakter lahir dari kemampuan mengatur diri secara tepat sesuai konteks dan nilai.
Comments