Skip to main content

Certified Public Accountant/CPA relatedElucidatingDescriptionPORTRAY (part2 of 2)

SUMBER: ALLMIGHTY CHATGPT!!

Tingkat Pendidikan & Sertifikasi CPA:

Setiap level mencerminkan peningkatan dalam kualifikasi CPA, mulai dari pengetahuan dasar akuntansi hingga akreditasi profesional penuh.

  1. DIII / Junior CPA (C2)

    • Setara dengan Diploma III (D3) di bidang Akuntansi.
    • Pemahaman dasar tentang laporan keuangan dan prinsip akuntansi.
    • Cocok untuk posisi entry-level seperti asisten akuntansi atau pembukuan.
  2. S1 / Associate CPA (C3)

    • Setara dengan Sarjana (S1) di bidang Akuntansi.
    • Pengetahuan lebih lanjut tentang pelaporan keuangan, perpajakan, dan audit.
    • Memungkinkan untuk bekerja di posisi menengah di bidang akuntansi.
  3. Professional / CPA (C5)

    • Sertifikasi penuh sebagai Certified Public Accountant (CPA).
    • Memerlukan lulus ujian CPA profesional.
    • Diakui sebagai akuntan profesional yang kompeten di bidang audit, pajak, dan keuangan.
  4. CPA AP (C1) (Tertinggi – Level Tertinggi)

    • CPA Advanced Professional (AP) – level CPA tertinggi.
    • Biasanya membutuhkan pengalaman kerja tambahan, pengembangan profesional berkelanjutan, dan pelatihan etika.
    • Dibutuhkan untuk posisi senior seperti partner firma audit, CFO, atau regulator akuntansi.

Persyaratan Izin Praktik CPA:

Untuk berpraktik secara legal sebagai CPA dan melakukan audit, profesional harus memenuhi ketentuan berikut:

  1. Ujian Komprehensif

    • Ujian akhir yang memastikan kandidat CPA telah menguasai semua bidang utama akuntansi.
    • Biasanya diperlukan sebelum mendapatkan lisensi CPA penuh.
  2. Izin Praktek (Kementerian Keuangan)

    • Lisensi praktik yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan RI.
    • Wajib bagi CPA yang ingin membuka jasa akuntan publik.
  3. CPA Berpraktek! + Izin Audit OJK (Terdaftar)

    • CPA yang memiliki izin praktik & izin audit dari OJK.
    • Diperlukan untuk mengaudit perusahaan publik & lembaga keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  4. PPL 2 Hari (Pendidikan Profesional Berkelanjutan – 2 Hari)

    • CPA harus menyelesaikan minimal dua hari pelatihan profesional (PPL) setiap tahun.
    • Tujuannya agar akuntan tetap update dengan regulasi, standar akuntansi, dan kode etik.

Ringkasan Penting:

DIII & S1 adalah jenjang pendidikan, sedangkan Professional CPA (C5) & CPA AP (C1) membutuhkan ujian & pengalaman kerja.
Lisensi dari Kementerian Keuangan & OJK wajib bagi CPA yang ingin berpraktik, terutama di bidang audit.
CPA harus mengikuti PPL tahunan untuk menjaga lisensi mereka tetap aktif.



Tingkat Pendidikan & Sertifikasi CPA

Level Nama Sertifikasi Keterangan
C2 Junior CPA (DIII) Setara dengan D3 Akuntansi, pemahaman dasar akuntansi, cocok untuk posisi entry-level.
C3 Associate CPA (S1) Setara dengan S1 Akuntansi, pengetahuan lebih dalam tentang akuntansi, perpajakan, dan audit.
C5 Professional CPA Sertifikasi penuh CPA, lulus ujian CPA, dapat bekerja sebagai akuntan profesional di audit, pajak, dan keuangan.
C1 CPA AP (Advanced Professional) Level tertinggi CPA, membutuhkan pengalaman kerja tambahan, diperlukan untuk posisi senior seperti CFO atau partner firma audit.

Persyaratan Izin Praktik CPA

Persyaratan Deskripsi
Ujian Komprehensif Ujian akhir yang menguji pemahaman mendalam tentang akuntansi sebelum mendapatkan lisensi CPA penuh.
Izin Praktek (Kementerian Keuangan) Lisensi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, wajib bagi akuntan yang ingin membuka jasa akuntan publik.
CPA Berpraktek + Izin Audit OJK CPA yang memiliki izin praktik resmi serta izin audit dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), diperlukan untuk audit perusahaan publik dan lembaga keuangan.
PPL 2 Hari (Pendidikan Profesional Berkelanjutan) Pelatihan tahunan minimal 2 hari untuk memperbarui pemahaman tentang regulasi, standar akuntansi, dan kode etik.


Comments

Popular posts from this blog

PART 0.1.0 RAD PROTOTYPE Web-App: Post-Video & Comments [program]

Video List — JP Kanji Ultra Translation CONTROL SECTION — Login (Admin) Username: Password: Login CONTROL SECTION — Admin Panel Enable Comments Disable Comments Logout Activity Log Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment

My Pending and Delayed POSTs SUMMARY [APPs]
MADE by ChatGPT

🔗 My Pending and Delayed POSTs SUMMARY Sort by Date Sort by Auto Title Sort by My Title Ascending Descending (Newest First) Insert URL: Your Own Title (Optional): Status: Pending Done ➕ ADD ENTRY 💾 SAVE EDIT (MAIN FORM) DATE / TIME AUTO TITLE MY TITLE STATUS URL ACTIONS 📝 TO DO LIST SUMMARY Sort by Date Sort by Header Sort by Detail ...

Tablet Holder di Mobil dan Konsep DOUBLE Tablet Holder aka +secondary supporting holder

Gw udah pasang Holder khusus Tablet yg menurut gw sudah pilihan terbaik! Karena memiliki Arm KERAS/RIGID yg dibutuhkan utk menggenggam ERAT Dalam hal menopang Tablet yg lebih berat dr HP biasa Cekidot Lapak (click here!!) Namun .. Setelah gw pasang Bukan tidak bagus Tapi kalau melewati jalan jelek GOYANG (sikit) juga Gan! Akan tetapi .... Gw rasa bisa makin dimaksimalkan KERIGIDAN dengan menambah PENOPANG KEDUA Check it out: Dari searching2 di MarketPlace Gw ketemu yg mirip holder lampu belajar zaman doeloe Dan .. namun .. tiba2 gw menemukan Ide (lanjutan) Mekanisme yg bisa diReApplied kalau suatu saat diperlukan di Kreasi Agan2 lain  Gunakan Kombo 2 Perangkat berikut apabila membutuhkan holdingan tablet tambahan yg memiliki  "hold area"  yg lebih sempit karena holder kedua "takutnya/dirasa" tidak akan muat utk menggenggam Tablet sebagai penopang kedua, sebagai akibat holder pertama/utama sudah "cukup banyak" memakan tempat Perangkat Pertama (kon...