Skip to main content

Share of the Day!! BUKU PINTAR USKP A-B-C from Komunitas Pajak Mania ditulis by PADLAH RIYADI!

Komunitas PajakMania

Komunitas PajakMania adalah komunitas berbasiskan grup pesan instan yang kini telah beranggotakan lebih dari 1.300 orang. Anggota komunitas berasal dari berbagai latar belakang, seperti konsultan pajak, staf pajak, fiskus (pegawai kantor pajak), dosen pajak, bahkan sampai mahasiswa yang ingin berdiskusi lebih jauh mengenai perpajakan. 

Sejak 2010, Komunitas PajakMania secara aktif berdiskusi tentang isu-isu terbaru atau insight terkini mengenai kebijakan publik atau peraturan perpajakan di Indonesia dan juga berdiskusi serta tanya jawab antarsesama anggota di dalamnya. 

Komunitas PajakMania secara rutin bekerjasama dengan berbagai pihak dan instansi dalam menyelenggarakan kegiatan seperti Kelas PajakMania, Kopi Darat PajakMania, atau Workshop PajakMania. Kegiatan ini secara langsung membahas hal-hal konkrit dan teknis tentang penerapan aturan perpajakan. Topik atau tema yang dipilih berkaitan dengan hal yang dilakukan di tataran teknis, misalnya saat berhubungan dengan penggunaan aplikasi layanan online yang disediakan oleh DJP. Hingga kini, acara tersebut sudah diadakan lebih dari 13 kali di berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Medan. Meskipun pandemi covid melanda Indonesia sejak awal 2020, Komunitas PajakMania tetap rutin mengadakan webinar seputar perpajakan yang berlangsung secara interactive melalui zoom meeting dengan antusias peserta yang laur biasa. 

Setelah lebih dari 10 tahun tak henti berbagi informasi perpajakan di berbagai kota, kini edukasi Komunitas PajakMania hadir dalam wadah digital yaitu pajakmania.com. Sebuah portal digital yang memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi terupdate seputar peraturan perpajakan atau untuk mengakses video webinar yang telah berlangsung dengan berbagai topik. 

Komunitas PajakMania telah disahkan pendiriannya secara legal dengan nama Perkumpulan Komunitas Ekonomi dan Bisnis sesuai dengan KEPUTUSAN MENKUMHAM RI dengan NOMOR AHU-0006651.AH.01.07 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 31 Mei 2021.

Download link Buku Pintar USKP A-B-C by PADLAH RIYADI 

Comments

Popular posts from this blog

PART 0.1.0 RAD PROTOTYPE Web-App: Post-Video & Comments [program]

Video List — JP Kanji Ultra Translation CONTROL SECTION — Login (Admin) Username: Password: Login CONTROL SECTION — Admin Panel Enable Comments Disable Comments Logout Activity Log Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment

My Pending and Delayed POSTs SUMMARY [APPs]
MADE by ChatGPT

🔗 My Pending and Delayed POSTs SUMMARY Sort by Date Sort by Auto Title Sort by My Title Ascending Descending (Newest First) Insert URL: Your Own Title (Optional): Status: Pending Done ➕ ADD ENTRY 💾 SAVE EDIT (MAIN FORM) DATE / TIME AUTO TITLE MY TITLE STATUS URL ACTIONS 📝 TO DO LIST SUMMARY Sort by Date Sort by Header Sort by Detail ...

Tablet Holder di Mobil dan Konsep DOUBLE Tablet Holder aka +secondary supporting holder

Gw udah pasang Holder khusus Tablet yg menurut gw sudah pilihan terbaik! Karena memiliki Arm KERAS/RIGID yg dibutuhkan utk menggenggam ERAT Dalam hal menopang Tablet yg lebih berat dr HP biasa Cekidot Lapak (click here!!) Namun .. Setelah gw pasang Bukan tidak bagus Tapi kalau melewati jalan jelek GOYANG (sikit) juga Gan! Akan tetapi .... Gw rasa bisa makin dimaksimalkan KERIGIDAN dengan menambah PENOPANG KEDUA Check it out: Dari searching2 di MarketPlace Gw ketemu yg mirip holder lampu belajar zaman doeloe Dan .. namun .. tiba2 gw menemukan Ide (lanjutan) Mekanisme yg bisa diReApplied kalau suatu saat diperlukan di Kreasi Agan2 lain  Gunakan Kombo 2 Perangkat berikut apabila membutuhkan holdingan tablet tambahan yg memiliki  "hold area"  yg lebih sempit karena holder kedua "takutnya/dirasa" tidak akan muat utk menggenggam Tablet sebagai penopang kedua, sebagai akibat holder pertama/utama sudah "cukup banyak" memakan tempat Perangkat Pertama (kon...