Tabel Perbandingan Syarat Pengalaman Audit di Indonesia, Amerika Serikat, UK/Global, dan Australia (ChatGPT)
# minimal (lama waktu) pengalaman kerja sebelum berhak memperoleh gelar CPA (Certified Public Accountant) yang sudah boleh "tanda tangan" penanggung jawab utama laporan audit "resmi"/audit report di Indonesia
📊 Tabel Perbandingan Syarat Pengalaman Audit
| Negara / Gelar | Badan Regulator | Minimal Pengalaman Audit | Catatan Penting |
|---|---|---|---|
| Indonesia – CPA Indonesia | IAPI & Kemenkeu RI | ±1.000 jam audit (≈3 tahun kerja di KAP), termasuk didalamnya ≥500 jam di Entitas berAkuntabilitas Publik (Klien Penugasan KAP) | Setelah lulus CPA, wajib kumpulkan jam pengalaman → baru bisa ajukan Izin Praktik Akuntan Publik (untuk tanda tangan laporan audit). |
| Amerika Serikat – CPA US | State Board of Accountancy (per negara bagian) | Umumnya 2 tahun supervised experience (±2.000 jam per tahun), harus diverifikasi CPA berlisensi | Harus lulus Uniform CPA Exam + memenuhi pendidikan (150 semester hours). Hanya CPA dengan license + permit to practice yang boleh sign audit report. |
| UK / Global – ACCA | ACCA Global (UK) | 3 tahun Practical Experience Requirement (PER), termasuk audit hours jika ingin audit license | ACCA saja tidak otomatis boleh sign audit; untuk audit di UK perlu Audit Qualification (AQ) tambahan. |
| Australia – CA (Chartered Accountant) | CA ANZ / ASIC | 3 tahun mentored experience di bidang akuntansi & audit | Untuk sign audit report publik → wajib daftar ke ASIC sebagai Registered Company Auditor (RCA), butuh pengalaman audit tambahan (sekitar 3.000 jam audit senior level). |
📌 Inti Perbandingan
- Indonesia & UK/ACCA: butuh ±3 tahun pengalaman → baru bisa ajukan izin audit.
- US: lebih cepat (2 tahun), tapi tetap ketat di supervisi & lisensi negara bagian.
- Australia: paling ketat, harus CA + tambahan ribuan jam audit untuk bisa jadi Registered Company Auditor (RCA).
Comments