Fenomena Timor S515i (1500cc) swap mesin Mazda Familia 1800cc cukup sering dibahas di kalangan penggemar modifikasi mobil era 90-an, terutama karena faktor kesamaan platform dan “parts sharing” antar mobil Korea–Jepang saat itu. Saya rangkum poin-poin pentingnya:
🔹 Latar Belakang
Timor S515i (1996–1999) memakai mesin Kia Sephia / Mazda B5 1.5L SOHC (1498cc, ±91 hp).
Basis mobil ini sebenarnya Mazda Familia / 323 generasi BJ dan BG yang diproduksi di Korea oleh Kia Motors, lalu di-“rebadge” menjadi Timor di Indonesia.
Karena basisnya Mazda, banyak komponen sasis, suspensi, hingga mesin relatif plug and play dengan Mazda Familia/323.
🔹 Mesin Swap Populer
Mazda B8 1.8L (1840cc, DOHC, ±130–140 hp)
Kadang juga Mazda BP 1.8 DOHC yang lebih bertenaga (±140 hp).
Mesin ini berasal dari Mazda Familia, Astina, atau 323, sehingga dudukan mesin dan transmisi relatif cocok dengan Timor.
🔹 Alasan Swap
1. Power Upgrade – dari ±91 hp (1.5 SOHC) naik ke ±130–140 hp (1.8 DOHC).
2. Pemasangan relatif mudah karena platform sama → tidak perlu banyak custom mounting.
3. Aftermarket & sparepart Mazda cukup banyak, sehingga tidak sesulit swap ke mesin brand lain.
4. Budget friendly dibanding swap ke mesin “big name” seperti Honda B-series atau Toyota 4A-GE.
🔹 Tantangan & Konsekuensi
Konsumsi BBM lebih boros, apalagi jika pakai DOHC 1.8.
Legalitas → ganti kapasitas mesin harus dilaporkan & disahkan di STNK/BPKB.
Sistem kelistrikan & ECU perlu disesuaikan (timing, sensor, kabel body).
Pajak kendaraan bisa naik (tergantung aturan daerah & legalisasi swap).
Asuransi & inspeksi kadang menolak kendaraan dengan swap non-standar.
🔹 Fenomena di Komunitas
Swap ini cukup populer di awal 2000-an di kalangan anak racing / drag karena murah, plug and play, dan tenaga signifikan.
Hingga sekarang, di komunitas Timor-er / Mazda-er Indonesia, swap B8/BP masih dianggap “jalan pintas” untuk upgrade tanpa ribet.
👉 Jadi, bisa dibilang swap Timor 1500cc → Mazda Familia 1800cc bukan sekadar eksperimen, tapi fenomena nyata di dunia modifikasi mobil Indonesia karena faktor compatibility bawaan pabrikan.
Comments