🔬 Perbandingan Bahaya Listrik
pada Anodizing dan Fluidized Bed Powder COATING
| Aspek | ⚡ Anodizing | 🔥 Fluidized Bed Powder |
|---|---|---|
| Jenis Proses | Elektrokimia | Termal (panas) |
| Media Proses |
Elektrolit cair 🟢 Suhu rendah / stabil |
Powder kering (granular / flake) 🟢 Media tidak panas |
| Bentuk Media | 💧 Cair | 🟨 Padat (sand look-a-like) |
| Apakah Media Dipanaskan? |
❌ Tidak 🟢 Tidak berbahaya secara termal |
❌ Tidak 🟢 Powder tetap suhu ruang |
| Apakah Logam Harus Panas? |
❌ Tidak 🟢 Beban panas sangat rendah |
✅ Ya (wajib) 🔴 Risiko luka bakar & deformasi |
| Suhu Logam Saat Proses |
±20–25 °C 🟢 Aman bagi material |
±180–350 °C 🔴 Suhu tinggi (perlu kontrol ketat) |
| Mekanisme Ikatan | Lapisan oksida tumbuh dari logam | Powder meleleh karena panas |
| Risiko terhadap Material | 🟢 Sangat rendah | 🟡 Sedang (overheat menurunkan kekuatan) |
🛡️ Catatan Keselamatan Terkait Suhu (SOP)
- Anodizing: Risiko suhu rendah; bahaya utama berasal dari bahan kimia cair, bukan panas.
- Fluidized Bed Powder: Logam dipanaskan tinggi; risiko luka bakar, perubahan sifat mekanik, dan deformasi jika suhu tidak terkontrol.
- Material aluminium: Overheating dapat menurunkan kekuatan tarik dan menyebabkan softening permanen.
- APD wajib: Sarung tangan tahan panas, face shield, dan kontrol suhu non-kontak (infrared thermometer).
Kesimpulan:
Anodizing relatif aman secara termal karena tidak memerlukan pemanasan logam,
sedangkan
fluidized bed powder coating menghilangkan cairan panas namun memindahkan risiko ke suhu tinggi pada material yang diproses.
Comments