⚡ Perbandingan Bahaya Listrik
pada Anodizing dan Fluidized Bed Powder COATING
Tabel berikut hanya membahas aspek bahaya listrik pada dua proses pelapisan logam yang sering disalahpahami. Fokus ini penting agar pengendalian K3 tidak salah sasaran.
| Aspek Bahaya Listrik | Anodizing | Fluidized Bed Powder Coating |
|---|---|---|
| Sumber energi listrik | Arus listrik DC dari rectifier | Tidak ada sumber listrik proses |
| Tegangan kerja | Rendah (±12–80 V DC) | Tidak ada tegangan proses |
| Besar arus | Sangat besar (ratusan–ribuan ampere) | Tidak ada arus listrik |
| Media proses terhadap listrik | Cairan elektrolit bersifat konduktif | Serbuk kering bersifat non-konduktif |
| Peran wadah / bak | Bagian aktif dari rangkaian listrik | Wadah pasif, tidak bertegangan |
| Risiko sengatan listrik | Sangat tinggi jika isolasi & grounding buruk | Hampir tidak ada |
| Risiko arus bocor | Tinggi (lingkungan basah & asam) | Tidak ada (lingkungan kering) |
| Risiko percikan / arc listrik | Ada, terutama pada jig & busbar | Tidak ada |
| Potensi korsleting | Ada (air, asam, kabel rusak) | Sangat kecil / tidak relevan |
| APD terkait listrik | Sarung tangan isolator, sepatu isolator | Tidak dibutuhkan APD listrik khusus |
| Kesalahan fatal umum | Menyentuh bak atau jig saat arus aktif | Tidak terkait listrik |
| Fokus utama K3 listrik | Isolasi, grounding, prosedur DC | Tidak menjadi fokus K3 |
Kesimpulan singkat:
Anodizing merupakan proses dengan bahaya listrik nyata
karena melibatkan arus DC besar dalam media cair konduktif,
sedangkan Fluidized Bed Powder Coating
hampir tidak memiliki bahaya listrik signifikan.
Comments