Enyak Babe dolo buat empang ikan
Udah disebar bibit ikan
Pada mati
Koit semua
Selidik punya selidik
Karena Empang itu
Sebelum digunakan utk Budidaya Ikan
Harus Isi Kuras - Isi Kuras - Isi Kuras dolo berkali-kali
Agar RACUN yg ga kuat ikan bertahan
Ga membuat sampe KOIT
ChatGPT helps explaining :
Kolam ikan yang dibuat dari tanah galian memang sering menimbulkan masalah di awal, terutama karena:
-
Tanah mengandung zat beracun atau berbahaya bagi ikan
-
Tanah liat atau jenis tertentu bisa melepaskan senyawa seperti belerang (H₂S) atau zat organik yang membusuk.
-
Jika tanah baru digali, biasanya banyak gas beracun terperangkap.
-
-
pH air tidak stabil
-
Air dalam kolam tanah baru cenderung asam atau terlalu basa, sehingga membahayakan ikan.
-
-
Bakteri dan mikroorganisme belum seimbang
-
Kolam tanah butuh waktu agar ekosistem mikroba sehat bisa terbentuk.
-
Cara Mengatasi Kolam Tanah Baru
Agar aman sebelum ditebari ikan:
✅ Isi air lalu kuras beberapa kali
-
Biarkan 2–3 hari, lalu buang airnya. Ulangi 2–4 kali agar racun tanah larut dan keluar.
✅ Gunakan kapur (dolomit atau kapur pertanian)
-
Tebarkan merata di dasar kolam (±200–500 g/m² tergantung tingkat keasaman).
-
Berfungsi menetralkan pH, membunuh hama, dan mengikat racun.
✅ Fermentasi alami
-
Setelah pengapuran, isi air dan biarkan ±1–2 minggu.
-
Tambahkan pupuk kandang kering (misalnya kotoran ayam yang sudah matang) untuk menumbuhkan plankton.
✅ Uji air sebelum tebar benih
-
Pastikan air tidak berbau busuk/menyengat.
-
Warna air biasanya kehijauan (plankton sudah tumbuh) → tanda ekosistem mulai stabil.
Solusi adalah dengan Menggunakan Empang dgn Bahan spt ky TERPAL Tenda Gan!
Karena berbahan kain
Jangan lupa harus mau "agak" repot buat FRAME penahan Struktur Utama Terpal ya Gan!
Kan ga repot2 amat seh!! *peace
Comments