🔍 PERBANDINGAN HTML vs XML vs JSON
| Aspek | HTML | XML | JSON |
|---|---|---|---|
| Nama | HyperText Markup Language | eXtensible Markup Language | JavaScript Object Notation |
| Tujuan utama | Menampilkan data (web) | Menyimpan & mentransfer data | Menyimpan & mentransfer data |
| Tag | Ditentukan oleh standar HTML | Bebas sesuai kebutuhan | Tidak pakai tag |
| Sintaks | Longgar (boleh tidak rapi) | Ketat (semua tag harus tertutup) | Sangat ringkas dan sederhana |
| Case-sensitive | Tidak | Ya | Ya |
| Digunakan di API | Tidak umum | Kadang | Sangat umum |
| Ukuran | Paling besar | Sedang | Paling kecil |
| Dibaca browser | Ya | Tidak langsung | Tidak langsung |
🧾 Contoh Data Produk
✅ HTML
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>Nama Produk: Buku</h1>
<p>Harga: Rp50.000</p>
</body>
</html>
📦 Ukuran: ±120 byte
✅ XML
<produk>
<nama>Buku</nama>
<harga>50000</harga>
</produk>
📦 Ukuran: ±65 byte
✅ JSON
{
"produk": {
"nama": "Buku",
"harga": 50000
}
}
📦 Ukuran: ±50 byte
🎯 Kesimpulan
- HTML cocok untuk menampilkan data ke pengguna.
- XML cocok untuk struktur data kompleks dan komunikasi antar sistem lama.
- JSON adalah pilihan terbaik untuk transfer data modern (cepat, ringan, dan mudah diproses).
Jika kamu butuh efisiensi dalam jaringan, gunakan JSON.
Jika perlu validasi struktural dan interoperabilitas tinggi, gunakan XML.
Untuk tampilan web, tentu saja HTML.
Comments