Skip to main content

Dagang Karbon/Carbon Trading (ChatGPT explaining)

 "Dagang karbon" merujuk pada perdagangan karbon atau carbon trading, yaitu mekanisme pasar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), khususnya karbon dioksida (CO₂).


📌 Intinya: negara, perusahaan, atau pihak lain yang menghasilkan emisi karbon bisa membeli atau menjual "kredit karbon" sesuai jumlah emisi yang mereka keluarkan atau kurangi.

🔹 Konsep Dasar Dagang Karbon

1. Kredit Karbon (Carbon Credit)

Satu kredit karbon = 1 ton CO₂ (atau ekuivalen gas rumah kaca lain) yang berhasil dikurangi/diimbangi.

Contoh: Menanam hutan, proyek energi terbarukan, atau teknologi pengurangan emisi.

2. Cap and Trade System

Pemerintah menentukan batas maksimal emisi (cap).

Perusahaan yang emisinya di bawah batas bisa menjual kredit karbonnya.

Perusahaan yang kelebihan emisi harus membeli kredit dari pihak lain (trade).

3. Carbon Offset (Kompensasi Karbon)

Perusahaan bisa membiayai proyek hijau (misalnya hutan mangrove, energi surya) untuk mengimbangi emisi mereka.


🔹 Manfaat Dagang Karbon

Ekonomi: jadi peluang bisnis baru, apalagi bagi negara dengan potensi hutan dan energi terbarukan seperti Indonesia.

Lingkungan: dorong penurunan emisi gas rumah kaca.

Reputasi perusahaan: brand lebih ramah lingkungan (green branding).


🔹 Dagang Karbon di Indonesia

Indonesia punya potensi besar dari hutan tropis, mangrove, dan proyek energi hijau.

Pemerintah meluncurkan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) pada 26 September 2023, dikelola oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Targetnya: mendukung komitmen Indonesia capai Net Zero Emission 2060.




📊 Simulasi Dagang Karbon

Misalnya ada 2 perusahaan:

Perusahaan A (PLTU batu bara)

Target emisi: 100 ton CO₂/tahun

Emisi aktual: 120 ton CO₂

➝ Kelebihan 20 ton CO₂ (harus beli kredit karbon)


Perusahaan B (Pembangkit tenaga surya)

Target emisi: 50 ton CO₂/tahun

Emisi aktual: 20 ton CO₂

➝ Hemat 30 ton CO₂ (punya kredit karbon 30 ton)


💰 Mekanisme Perdagangan

1. Harga pasar kredit karbon ditetapkan: misalnya Rp100.000/ton CO₂.

2. Perusahaan A butuh 20 kredit karbon (20 ton × Rp100.000 = Rp2.000.000).

3. Perusahaan B punya 30 kredit karbon. Ia menjual 20 ton ke Perusahaan A.

4. Sisa 10 ton bisa disimpan (banking) atau dijual ke pihak lain.


📈 Hasil

Perusahaan A: meski emisi lebih tinggi, tetap patuh aturan karena sudah beli kredit.

Perusahaan B: dapat tambahan Rp2.000.000 sebagai keuntungan karena hemat emisi.

Lingkungan: total emisi global tetap terkendali sesuai “cap” yang ditetapkan regulator.


⚖️ Jadi dagang karbon itu mirip jual beli hak emisi. Yang boros bayar, yang hemat dapat untung.

Kalau di Indonesia, transaksi ini sekarang bisa dilakukan lewat Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon).

Comments

Popular posts from this blog

PART 0.1.0 RAD PROTOTYPE Web-App: Post-Video & Comments [program]

Video List — JP Kanji Ultra Translation CONTROL SECTION — Login (Admin) Username: Password: Login CONTROL SECTION — Admin Panel Enable Comments Disable Comments Logout Activity Log Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment Show Video COMMENTS DISABLED BY ADMIN Leave a Comment: Additional Comment

My Pending and Delayed POSTs SUMMARY [APPs]
MADE by ChatGPT

🔗 My Pending and Delayed POSTs SUMMARY Sort by Date Sort by Auto Title Sort by My Title Ascending Descending (Newest First) Insert URL: Your Own Title (Optional): Status: Pending Done ➕ ADD ENTRY 💾 SAVE EDIT (MAIN FORM) DATE / TIME AUTO TITLE MY TITLE STATUS URL ACTIONS 📝 TO DO LIST SUMMARY Sort by Date Sort by Header Sort by Detail ...

Tablet Holder di Mobil dan Konsep DOUBLE Tablet Holder aka +secondary supporting holder

Gw udah pasang Holder khusus Tablet yg menurut gw sudah pilihan terbaik! Karena memiliki Arm KERAS/RIGID yg dibutuhkan utk menggenggam ERAT Dalam hal menopang Tablet yg lebih berat dr HP biasa Cekidot Lapak (click here!!) Namun .. Setelah gw pasang Bukan tidak bagus Tapi kalau melewati jalan jelek GOYANG (sikit) juga Gan! Akan tetapi .... Gw rasa bisa makin dimaksimalkan KERIGIDAN dengan menambah PENOPANG KEDUA Check it out: Dari searching2 di MarketPlace Gw ketemu yg mirip holder lampu belajar zaman doeloe Dan .. namun .. tiba2 gw menemukan Ide (lanjutan) Mekanisme yg bisa diReApplied kalau suatu saat diperlukan di Kreasi Agan2 lain  Gunakan Kombo 2 Perangkat berikut apabila membutuhkan holdingan tablet tambahan yg memiliki  "hold area"  yg lebih sempit karena holder kedua "takutnya/dirasa" tidak akan muat utk menggenggam Tablet sebagai penopang kedua, sebagai akibat holder pertama/utama sudah "cukup banyak" memakan tempat Perangkat Pertama (kon...